Informasi Seputar Burung: Cara Menggemukkan Kambing

Hot

Post Top Ad

Tampilkan postingan dengan label Cara Menggemukkan Kambing. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cara Menggemukkan Kambing. Tampilkan semua postingan

Kamis, 29 Oktober 2015

Penggemukan Kambing Cepat, Mudah, Irit, Dan Paling Efektif

16.31 0

Penggemukan Kambing

Cara penggemukan Kambing saat ini banyak di cari oleh para peternak Kambing, baik melalui buku panduan ternak, internet, atau langsung dari informasi peternak Kambing yang sudah berpengalaman. Untuk mengatasi hal tersebut, saya akan mencoba memberi tips bagaimana cara penggemukan Kambing yang baik, aman, dan efektif. Di dalam usaha penggemukan Kambing ini di butuhkan sebuah managemen yang nantinya mengarah kepada serangkaian kegiatan yang di butuhkan dalam mempercepat kambing agar gemuk.
Penggemukan Kambing Dengan Pakan Buatan Murah
Managemen penggemukan Kambing ini adalah tentang bagaimana membuat Kambing agar cepat gemuk, mulai dari pembuatan kandang, pemilihan bibit, dan pewatan sampai dengan tahap pemanenan. Usaha penggemukan ini sangat bagus di lakukan jika mendekati hari raya Idul Adha, karena pada hari tersebut Kambing jenis apapun akan laris di pasaran yang di peruntukkan sebagai binatang Qurban. Saat itu juga harga Kambing juga melambung, untuk itu tentunya ini adalah peluang usaha yang sangat bagus dan perlu di lakukan.

Di dalam penggemukan Kambing di butuhkan perencanaan, pelaksanaan dan pemeliharaan yang sebaik-baiknya karena 3 hal tersebut merupakan kunci sukses untuk membuat Kambing agar cepat mengalami perkembangan pembentukan daging. Saat ini daging Kambing menjadi daging yang sangat di minati di pasaran, kebutuhan daging Kambing setiap tahunnya pasti melambung dan harganya juga semakin naik untuk setiap tahunnya karena hal ini tidak di imbangi dengan hasil produksi yang seimbang. Dan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat Indonesia yang semakin tinggi maka Pemerintah melakukan impor daging,  untuk itu jika Anda ingin memulai usaha ternak Kambing maka jangan takut hasil produksi tidak laku, justru sangat berpeluang untuk menjajaki pasar.

Namun untuk sukses menjalankan usaha penggemukan Kambing di butuhkan beberapa faktor yang dapat mempengaruhinya. Dan untuk mengatasi hal tersebut, seperti yang Saya sebutkan diatas bahwa di butuhkan managemen yang nantinya akan melakukan perencanaan dan pelaksanaan agar usaha ini berjalan dengan baik. Di bawah ini akan saya jelaskan beberapa faktor yang akan menetukan suksesnya usaha penggemukan Kambing.

Pembuatan Kandang Penggemukan Kambing Yang Benar

Untuk pembuatan kandang juga harus di manage dengan tepat, hal ini karena akan mempengaruhi kenyamanan Kambing dan juga akan mempengaruhi metabolisme Kambing dengan posisi yang tepat ketika makan.
Penggemukan Kambing Cepat Dengan Kandang Seadanya
Dan Kandang juga harus di bangun di area yang tepat, mulai dari suhu sampai dengan tingkat kenyamanan agar tidak mengganggu masyarakat sekitar dengan kotoran yang di hasilkan. Di bawah adalah penentuan lokasi kandang penggemukan Kambing yang tepat :

1.    1. Lokasi Teduh

Lokasi yang teduh membuat Kambing akan lebih gemuk, sangat bagus kandang di bangun di sekitar pohon yang rindang. Teduh yang di maksud bukanlah gelap, namun kandang harus tetap mendapatkan sinar matahari yang cukup dan jangan sampai kepanasan.

.       2. Sirkulasi Udara Yang Baik

Didalam pembangunan kandang juga di perlukan sirkulasi udara yang baik yaitu dengan suhu udara sekitar 35c.  Yang di maksud paha tahap ini adalah dengan menentukan lokasi kandang agar mendapatkan sirkulasi udara yang lancar. Lokasi tidak terhalang pagar tembok atau bangunan besar di sekitar kandang. Sirkulasi udara yang lancar juga akan menjaga kondisi kandang agar tetap sehat karena kotoran akan kering dan bau tidak sedap akan terbawa angin.

3.    3. Lokasi Dengan Suasana Tenang

Kambing memerlukan tempat yang tenang agar merasa nyaman, jika Kambing nyaman dengan lingkungan hidupnya maka nafsu makan akan bertambah dan kambing juga mudah dalam perkembangan pembentukan daging. Suasana yang tenang ini juga akan membantu Kambing agar tidak mudah stress dan terserang penyakit, usahakan tidak berdekatan dengan jalan raya, pabrik yang menggunakan mesin bising, dan area tidak tenang lainnya.

.       4. Sinar Matahari Yang Cukup

Poin ini bisa kita lihat pada penjelasan nomor 1 diatas bahwa Kambing memerlukan sinar matahari yang cukup, tidak berlebihan, dan juga tidak terlalu teduh. Sangat bagus jika bisa menempatkan di bawah pohon rindang yang pagi hari terkena sinar matahari namun siang sampai malam sudah tidak terkena sinar matahari lagi.

.       5. Lokasi Dan kandang Selalu Bersih

Bersih adalah kunci sukses untuk menjaga kesehatan Kambing, begitu juga penempatan lokasi pembangunan kandang juga pada area yang bersih, tidak dekat dengan pembuangan sampah, kotoran kambing sendiri, got, dan area kotor lainnya. Lokasi kandang yang bersih ini perlu di perhatikan, karena jika tidak kambing akan hilang nafsu makan, dan kemungkinan lain Kambing akan mudah terserang beberapa penyakit.

Kebersihan lokasi kandang dan kandang ini memang menjadi masalah yang di abaikan oleh para peternak kambing yang sudah berjalan, hal ini tidaklah di anggap sebagai sesuatu yang penting. Perlu kita ketahui bahwa lokasi dan kandang yang kotor akan memicu banyaknya patogen jahat dan beberapa sumber penyakit yang membahayakan kesehatan Kambing.  Jika sudah demikian maka yang di rugikan bukan hanya peternak Kambing sendiri, namun berimbas kepada masyarakat yang tinggal di dekat lokasi kandang yang kotor.

Selain lokasi yang harus di perhatikan dengan cermat selanjutnya adalah kebersihan kandang itu sendiri, kandang harus di bersihkan setiap sehari sekali, bisa pada waktu pagi atau sore hari, namun yang paling bagus adalah sore hari. Kandang harus selalu bersih dari kotoran dan sisa pakan,  untuk tempat penampungan pembuangan kotoran harus di usahakan sejauh mungkin, jika memungkinkan sangat bagus berjarak minimal 10 meter dari lokasi kandang Kambing. Selain itu tempat penampungan pembuangan kotoran juga harus jauh dari tempat penyimpanan pakan, hal ini untuk mencegah penyakit yang menyerang lewat pakan yang di makan Kambing.

Di atas merupakan 5 faktor lokasi yang tepat untuk pembangunan kandang Kambing, kesemua 5 poin ini apabila di lakukan dengan secara benar maka usaha penggemukan Kambing yang akan Anda geluti akan berjalan dengan lancar dan berhasil. Setelah mendapatkan lokasi yang cocok, selanjutnya adalah dengan pembuatan kandang yang benar, kandang yang benar ini perlu di terapkan agar Kambing selalu nyaman dan aman.

Untuk membuat kandang harus di tentukan terlebih dahulu berapa jumlah Kambing yang akan menjadi modal awal yang akan di gemukkan. Jika banyak maka Kandang juga harus di buat dengan luas, apabila untuk usaha penggemukan dengan skala kecil maka di buat dengan ukuran seminimalis mungkin namun dengan catatan di atas standar. Selain itu sirkulasi udara yang lancar, lokasi yang bersih, dan faktor lainnya seperti yang saya sebutkan diatas juga harus di perhatikan. Kandang kambing harus memudahkan untuk perawatan, saat memasukkan kambing kedalam kandang dan juga mengeluarkannya jika di perlukan. Hal lain yang perlu di perhatikan adalah dengan di sediakannya tempat penyimpanan pakan dan juga tempat pembuangan kotoran Kambing dengan jarak yang standar (10 M).

Luas kandang Kambing harus di sesuaikan dengan area pembangunan dan juga jumlah bibit yang akan di gemukkan. Untuk ukuran standar dengan pemeliharaan awal untuk 10 ekor Kambing maka ukuran yang di gunakan adalah memiliki panjang 300 cm dan lebar 150cm. Ukuran ini adalah di ambil seminimal mungkin, dan jika ingin membuat kandang yang lebih luas maka boleh-boleh saja, justru semakin baik, dan hal ini bisa di lakukan jika memiliki area yang luas.

Pada umumnya untuk bahan pembuatan kandang kambing adalah dengan bahan-bahan yang mudah di dapat dan tentunya tidak berharga mahal. Para peternak Kambing yang sudah berpengalaman bisanya menggunakan bahan seperti kayu, bambu, papan, genteng esbes, batu bata, pasir, semen, dan batu. Dan untuk pembuatan kandang Kambing yang standar dan umum di gunakan adalah seperti di bawah ini :
  • Kandang berbentuk panggung
  • Kandang memiliki tempat penampungan feses atau kotoran
  • Kandang memiliki penampungan urine
  • Kandang memiliki tempat penyimpanan pakan

Pemilihan Bibit Yang Bagus Untuk Penggemukan Kambing

Di dalam usaha penggemukan Kambing maka langkah untuk menentukan bibit adalah memilih jenis Kambing apa yang akan di masukkan kedalam Kandang penggemukan dan untuk di pelihara. Anda tentunya sudah mengetahui bahwa di Indonesia saja ada puluhan jenis Kambing yang saat ini sudah umum di budidayakan. Jadi harus di tentukan terlebih dahulu jenisnya, apakah jenis Domba atau seperji jenis Kambing Kacang, Etawa, PE, Boer, dll. Namun di dalam usaha penggemukan Kambing ini saya sarankan agar memilih jenis Kambing Lokal/Jawa/Kacang untuk bibitnya karena Kambing ini mudah dalam perkembangan pembentukan daging hanya dengan pakan berkualitas rendah, tentunya sudah bisa kita bayangkan apabila memberinya pakan yang sesuai dengan standar. Dan ciri-ciri bibit Kambing yang bagus adalah sebagi berikut :
  1. Umur 4-8 bulan
  2. Punggung berbentuk lurus dan panjang
  3. Kerangka tulangan besar dan lebar
  4. Perut tidak buncit (seperti cacingan)
  5. Mulutnya lebar
  6. Sehat dan tidak cacat
  7. Bulu lebat dan berkilau
  8. Matanya cerah
  9. Kaki kokoh

Cara Pemeliharaan Penggemukan Kambing

Di dalam pemeliharaan usaha penggemukan Kambing yang telah Anda jalankan ini tidaklah rumit, bahkan dapat saya katakan sangat mudah, simpel, irit, dan tidak memakan waktu. Mengapa demikian? Karena saat ini sudah ada inovasi pembuatan pakan kambing buatan yang di hasilkan dari proses fermentasi bahan-bahan organik.
Penggemukan Kambing Dengan Memanfaatkan Sisa Bahan Organik Dapur
Penggemukan Kambing Cepat Dengan Pakan Fermentasi
Pakan fermentasi bahan organik ini terbukti lebih efektif dan sangat cepat untuk menunjang penggemukan Kambing. Dan pemeliharaan lain adalah hal yang mudah seperti menjaga kebersihan kandang setiap harinya, memberi makan dan minum, dan melakukan pengobatan jika Kambing terserang penyakit. Di bawah ini adalah hal penting yang harus di lakukan dalam pemeliharaan usaha penggemukan agar berhasil :
  1. Penyediaan pakan dan minum, di dalam penyediaan pakan ini sangatlah mudah, hanya dengan pakan dan minuman buatan hasil fermentasi saja sudah dapat memaksimalkan penggemukan Kambing. Dan untuk cara pembuatannya bisa Anda pelajari pada postingan pertemuan yang lalu dengan judul “Pakan Kambing Buatan Murah Dan Berkualitas Untuk Penggemukan”.
  2. Menjaga kesehatan dan nafsu makan Kambing agar selalu stabil dengan memberikan suplemen SOC, takarannya adalah dengan 5cc SOC yang sudah di larutkan dengan 15 liter air dan di berikan setiap 2 kali sehari.
  3. Selalu menjaga kebersihan, kebersihan harus selalu di perhatikan mulai dari area kandang, kandang, tempat pakan/minum, dan juga tempat pembuangan penampungan kotoran (di bersihkan jika sudah menumpuk, bisa di gunakan untuk pupuk atau di jual).
  4. Melakukan pengobatan apabila Kambing terjangkit penyakit dengan pemberian obat-obatan yang bisa di peroleh dari membelinya di toko peternakan. Sangat bagus jika sering berkonsultasi dengan dokter hewan terdekat Anda.

Penggemukan Kambing Dengan Pakan Fermentasi Jerami Kering
Di dalam usaha penggemukan Kambing ini memang cukup mudah namun di butuhkan kegigihan did alam pelaksanaannya yang mencakup pembuatan kandang, pemilihan bibit, perawatan hingga pemanenan. Untuk itu agar usaha ini semakin berkembang maka saya anjurkan untuk selalu meningkatkan hasil produksi dan benar-benar memperhatikan dalam perawatannya. Cukup sekian pertemuan pada kali ini, Salam Sukses Mitra Budidaya!!

Artikel Terkait Tentang Budidaya Kambing
  1. Ternak Kambing Dengan Cara Terbaik Dan Mudah Menuju Sukses
  2. Cara Ternak Kambing Cepat Gemuk Dan Hasil Panen Maksimal
  3. Ternak Kambing Etawa Praktis Dengan Panen Yang Memuaskan
  4. Pakan Ternak Kambing Fermentasi Jerami Efektif Dan Murah Tanpa Ngarit
  5. Kambing Etawa Super Pemenang Kontes Terbaik Di Indonesia
  6. Ternak Kambing Gibas Sangat Efektif Tanpa Ngarit
  7. Kambing Etawa Dengan Panduan Lengkap Cara Sukses Beternak
  8. Ternak Kambing Jawa Dengan Konsep Penggemukan Agar Cepat Untung
  9. Harga Kambing Terbaru Untuk Semua Jenis Tahun Ini
  10. Harga Kambing Etawa Terbaru Paling Akurat Tahun Ini
  11. Beternak Kambing Dengan Cara Mudah Pasti Untung
  12. Kandang Kambing Paling Tepat Untuk Menunjang Penggemukan Dan Kesehatan
  13. Pakan Kambing Buatan Murah Dan Berkualitas Untuk Penggemukan
  14. Penggemukan Kambing Cepat, Mudah, Irit, Dan Paling Efektif
Demikian tips yang saya bagikan tentang Penggemukan Kambing Cepat, Mudah, Irit, Dan Paling Efektif, semoga bermanfaat, baca juga ulasan menarik lainnya pada Fermentasi Pakan Kambing Murah Untuk Penggemukan.
Read More

Rabu, 14 Oktober 2015

Kambing Etawa Dengan Panduan Lengkap Cara Sukses Beternak

21.53 0

Kambing Etawa

Sukses untuk berternak Kambing Etawa memang sangatlah mudah, hanya dengan persiapan dan penanganan secara tepat Kambing Etawa akan semakin meningkat hasil produksinya, baik untuk di gunakan dagingnya, susunya, dan bahkan bisa di gunakan untuk mengikuti kontes. Kambing Etawa adalah salah satu kambing yang ramai di budidayakan populasinya di Indonesia, Kambing ini berasal dari Negara India, disana di kenal sebagai kambing Jamnapari. Saat ini membudidayakan Kambing Etawamerupakan peluang usaha yang sangat bagus, peluang pasar yang besar dan hasil produksi yang tinggi.
Kambing Etawa Jantan Siap Kawin
Kambing Etawa mampu berkembangbiak 3 kali dalam 2 tahun, hal ini tentunya sangat menguntungkan karena sangat cepat untuk membuat keturunan, Kambing ini mampu melahirkan 1 sampai 4 ekor anak dalam masa 1 kandungan. Sedangkan permintaan daging dan susu kambing di pasar sangatlah tinggi, bahkan pemerintah di Negara Kita belum mampu menutup itu semua dan masih mengambil langkah untuk melakukan impor daging. Kambing Etawa sangat banyak di kembangkan di daerah Jawa Tengah dan juga Jawa Timur, peternak di daerah tersebut mulai beralih untuk menggeluti usaha ternak Kambing Etawa karena peluang usaha yang sangat menjanjikan.
Melihat itu semua tentunya Saya pribadi dan para pembaca tidak ingin tinggal diam dan ingin memulai untuk bergelut di bidang usaha ternak Kambing Etawa.

Usaha seperti ini sangat cocok untuk siapa saja, karyawan, pegawai, pedagang, dan profesi lainnya karena dapat di jadikan sebagai usaha sampingan. Tetapi sebelum melangkah kedalam bisnis ini harus di pelajari terlebih dahulu hal-hal yang perlu di siapkan dan cara penanganan yang benar, hal tersebut bisa kita belajar dari para peternak Kambing Etawa senior, namun kali ini saya akan menjelaskan bagaimana cara ternak Kambing Etawa yang benar agar sukses dalam berternak!! Dibawah ini adalah poin-poin penting sebelum memulai ternak Kambing Etawa.

·    Mengingat Kambing Etawa adalah dapat di ambil multi produksinya maka langkah pertama adalah menetapkan tujuan ternak kambing etawa, apakah akn di ambil dagingnya, susunya, atau dijadikan kambing kontes.
·    Cari informasi sebanyak-banyaknya tentang ternak Kambing Etawa, informasi bisa Anda dapatkan di rekan, saudara, dan para peternak yang sudah berpengalaman dalam masalah ini.
·    Untuk memulainya pembelian bibit Kambing Etawa secukupnya, jangan terlalu banyak karena masih bertahap dan kelamaan usaha kita akan mapan karena sudah berpengalaman. Kemudian catat biaya yang telah di keluarkan untuk pembelian bibit.
·    Teknik peletakan kandang yang baik (mengenai suhu & hama), informasi ini dapat di cari dari para peternak Kambing Etawa senior langsung.
·    Penyediaan obat-obatan untuk ternak kambing, akan lebih baik jika berkonsultasi dengan Dokter Hewan terdekat atau ke Dinas Peternakan.
·    Sering ikut serta dalam seminar tentang ternak di kota Anda sangat bagus untuk menambah ilmu.
·    Berusaha dengan maksimal dan juga jangan lupa berdoa!!

Beberapa poin diatas apabila sudah bisa kita mengerti maka tahap selanjutnya adalah dengan tindakan, tindakan untuk memulai bisnis ternak Kambing Etawa. Kelebihan ternak kambing ini sangat banyak, mulai dari hasil produksi yang ganda juga umur Kambing Etawa yang panjang, selain untuk keuntungan, usaha ternak Kambing Etawa juga salah satu cara untuk membuka lapangan kerja yang baru di tempat Anda tinggal.

Untuk cara ternak Kambing Etawa memang tidak sesulit menangani binatang ternak lainnya, hanya dengan persiapan bibit, pemberian pakan, dan penanganan. Untuk sukses bergelut di usaha ternak ini maka ketiga hal tersebut tidak dapat di tinggalkan, karena ketiganya sangat penting dan selalu berhubungan.Jika terjadi sesuatu yang menghambat usaha ternak ini maka kita di haruskan mampu menanganinya dengan benar mulai dari penyakit dan lain sebagainya. Jika semuanya dapat Anda lakukan dengan baik dan benar maka hasil panen yang memuaskanlah yang Akan di dapatkan dalam usaha ternak Kambing Etawa ini.

Persiapan Bibit Ternak Kambing Etawa

Untuk persiapan bibit ini tidak boleh asal dalam memilihnya, bibit yang unggul akan menunjang tingkat hasil produksinya. Untuk itu pada poin ini sebaiknya bibit di haruskan bibit unggul, bibit unggul dapat kita peroleh dari para peternak kambing etawa langsung, dengan catatan peternak yang sudah mempunyai nama dan track record-nya. Hal ini tentunya memiliki kelemahan pada biaya yang kita keluarkan untuk memboyongnya ke kandang kita. Solusi lain adalah dengan membelinya di pasar hewan namun bibit sebaiknya memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
Kandang Ternak Kambing Etawa
  1. Untuk pejantan paling bagus di usia yang sudah menginjak 1,5 tahun, tulang punggungnya lurus tidak bengkok, tubuhnya besar namun tidak terlalu gemuk, kakinya kokoh, tidak cacat dan nafsu kawin yang tinggi.
  2. Untuk Betina sebaiknya memiliki karakter yang jinak, bentuk kakinya lurus dan kokoh, memiliki berputing susun berjumlah dua buah, tidak gemuk (obesitas ) proporsional, tulang punggung simetris lurus, tumitnya berbentuk cenderung tinggi serta kambing sehat dan tidak ada cacat.

Pemberian Pakan ternak Kambing Etawa Yang Benar

Dalam hal memberi pakan Kambing Etawatidaklah asal-asalan, harus di sesuaikan dengan porsi jumlah usianya karena tidak semua Kambing Etawa membutuhkan kandungan gizi yang sama dalam tubuhnya. Pakan harus sebisa mungkin agar mengandung protein, vitamin, karbohidrat. Pakan juga harus sebisa mungkin bisa di dapatkan dengan harga yang murah agar tidak membebani biaya pakan setiap harinya. Pakan juga harus berupa bahan yang dapat di cerna secara mudah oleh Kambing Etawa, di pedesaan para petani yang menjalankan ternak Kambing Etawa mayoritas besar memberi pakan dengan rumput hijau hasil ngarit. Untuk memberi asupan vitamin dan mineral mereka biasanya menyelinginya dengan memberikan kacang-kacangan dan sayur-sayuran.

Hal itu menurut saya kurang maksimal akan pertumbuhan dan pembentukan Kambing Etawa, sekarang sudah jamannya pakan buatan yang terbukti lebih efektif untuk pakan ternak Kambing Etawa atau jenis Kambing lainnya. Cara pembuatan pakan hasil fermentasi bahan-bahan organik dapat Anda pelajari pada artikel berjudul “Pakan Ternak Kambing Fermentasi Jerami Efektif Dan Murah Tanpa Ngarit”.

Dalam pembuatan pakan buatan untuk ternak Kambing Etawa tidaklah ada rumus tertentu, tetapi yang saya ketahui dari para peternak Kambing Etawa senior adalah dengan perbandingan antara bekatul dan konsentrat dengan takaran perbandingan 3:1. Selain bahan tersebut, bisa juga dengan cara lainnya campuran antara bekatul, bungkil kelapa, bungkil kacang tanah dan kapur dengan takaran perbandingan 50% (bekatul) : 25% (bungkil kepala) : 25% (campuran bungkil kacang tanah dan kapur). Kambing Etawa sudah dapat bertumbuh dan berkembang untuk membentuk daging jika kita memberikan pakan seperti Saya sebutkan diatas, namun pemberian pakan dari rumput hijau juga perlu untuk selingan agar Kambing Etawa tidak bosan.

Dalam memberikan rumput hijau sebagai selingan tersebut juga ada takaran tersendiri, tidak boleh asal karena dapat menimbulkan obesitas, ingat pakan buatan campuran bahan diatas sangat efektif untuk menggemukkan. Pemberian pakan rumput hijau sebagai selingan adalah dengan 15% berat rumput dari berat badan Kambing Etawa setiap harinya. Jika masalah pakan sudah terpenuhi, untuk mempercepat pertumbuhan dan menjaga nafsu makan dapat kita berikan vitamin dan premix. Pemberian sebaiknya sebanyak 2 kali dalam satu hari antara pagi dan sore, dengan itu semua masih kurang untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Kita juga perlu memberikan air bersih untuk minuman Kambing Etawa, Kambing Etawa membutuhkan 2 liter air bersih setiap harinya, sangat bagus jika air sudah di campur dengan garam beryodium.

Penanganan dan Cara Memulai Ternak Kambing Etawa
Kambing Etawa Beranak
·      Pembuatan kandang, kandang di buat dan di dirikan di lokasi yang tidak boleh asal, kandang harus mendapatkan sinar matahari yang cukup agar kambing tetap sehat. Selain hal tersebut fungsi sinar matahari juga mempercepat pengeringan kotoran pada kandang sehingga akan mencegah terjadinya bakteri jahat yang berujung menjadi penyakit Kambing Etawa.
·      Memaksimalkan perkembangbiakan Kambing Etawa, Kambing jenis ini pada umumnya dapat beranak sebanyak 3 kali dalam 2 tahun, dan tugas kita adalah berusaha untuk memperbanyak perkembangbiakan dengan menghemat waktu. Hal ini dapat di lakukan dengan cara mengawinkan langsung para Kambing betina yang telah mengalami masa birahi. Kambing Etawa ini sudah mencapai kematangan organ (dewasa) setelah 12 bulan, dan sangat bagus jika di kawinkan setelah Kambing matang. Ada juga yang sudah memasuki waktu matang setelah berumur 10 bulan, dan kambing yang akan di kawinkan seharusnya sudah mencapai bobot 50kg. Kambing betina mengalami birahi yaitu sekitar 1-2 hari saja,  dan siklus tersebut hanya akan bertahan dalam 2 atau 3 minggu. Tanda birahi pada Kambing Etawa sangatlah mudah, kambing akan terlihat gelisah, mondar mandir dan selalu bersuara (embek-embek), alat vitalnya yang membengkak dan mengeluarkan cairan bening, ekor yang sering di kibaskan, kencing akan lebih sering, dan kambing akan diam bila di naiki sang penjantan.
·      Menjaga pola makan, kambing akan mengandung selama sekitar 5 bulan, setelah melahirkan kemudian menyusui sekitar 2 -3 bulan, di saat proses tersebut kita harus menjaga pola makan, pemberian vitamin, mengontrol gizi yang seimbang serta menjaga kebersihan kandang kambing agar terhindar dari penyakit.
·      Terus meningkatkan hasil produksi (hasil panen), setelah kambing memasuki waktu panen maka tahap selanjutnya adalah meningkatkan hasil produksi dengan cara penanganan ternak kedepannya dengan lebih baik lagi. Hal ini sudah tidak sesulit ternak Kambing Etawa pada saat permulaan karena banyaknya pengalaman yang sudah di dapatkan. Hasil produksi kambing etawa tidak hanya daging saja namun susu, kulit, dan bahkan kotorannya juga laku di jual. Untuk itu kita berusaha agar hasil produksi semakin meningkat di setiap panennya.

Ketiga poin penting yang harus kita lakukan jika ingin bergelut di dunia ternak Kambing Etawa sangatlah mudah, jika  semuanya di lakukan dengan secara baik dan benar maka tentunya hasil panen yang akan di dapatkan akan lebih maksimal. Di perlukan ketekunan dan kesabaran dalam usaha ternak Kambing Etawa ini, namun jangan lupa untuk berdoa agar hasil menjadi semakin maksimal. Salam Sukses Mitra Budidaya!!

Artikel Terkait Tentang Budidaya Kambing



Demikian tips yang saya bagikan tentang Kambing Etawa Dengan Panduan Lengkap Cara Sukses Beternak, semoga bermanfaat, baca juga ulasan menarik lainnya pada Ternak Kambing Gibas Sangat Efektif TanpaNgarit.
Read More

Selasa, 06 Oktober 2015

Cara Ternak Kambing Cepat Gemuk Dan Hasil Panen Maksimal

16.05 0

Cara Ternak Kambing

Dengan menggunakan cara ternak kambing yang baik dan benar maka sebuah usaha ternak kambing akan berjalan dengan lancar dan juga hasil panennya akan lebih maksimal. Kambing adalah salah satu binatang jenis mamalia berkaki empat yang keberadaannya sangat banyak kita jumpai di segala wilayah Indonesia. Saat ini memang ternak kambing menjadi hal yang biasa terutama untuk yang tinggal di pedesaan, rata-rata para penduduk desa memang berprofesi sebagai petani dan peternak, dan pada umumnya mereka akan memelihara kambing, sapi, ayam, dan binatang ternak lainnya. Namun, para masyarakat desa tidak sadar akan besarnya peluang ternak kambing di Negara kita, saat ini daging kambing sangat laris di pasaran karena seiring dengan semakin banyaknya penduduk di Negara kita dan juga memang dagingnya yang memiliki rasa khas untuk di sate atau olahan masakan lainnya.
Cara Ternak Kambing Cepat Gemuk Dan Hasil Panen Maksimal
Cara ternak kambing yang baik dan benar sehingga akan menunjang penghasilan belum di praktekkan oleh para masyarakat desa yang telah melakukan ternak kambing, di sana hanya memiliki beberapa ekor kambing saja. Mereka tidak ada target untuk mengembangkan ternaknya, dan kambing sifatnya adalah hanya sebagai harta simpanan di lain waktu jika membutuhkannya maka akan di jual di pasar atau melalui tengkulak. Padahal justru sangat tepat untuk memulai usaha ternak kambing di daerah pedesaan, lokasi yang tepat dan juga banyaknya sumber makanan kambing di sana. Para petani yang juga melakukan ternak kambing tidak memiliki target dalam ternaknya, seperti target jumlah setiap bulan atau tahunannya, karena sedikitnya kambing siap potong di Indonesia maka pemerintah masih melakukan impor daging. Untuk menaggapi hal ini maka dalam hati saya untuk membuat artikel tentang cara ternak kambing yang mungkin akan bermanfaat bagi yang ingin memulai usaha ternak kambing.

Dengan serius untuk menjalankan cara ternak kambing yang baik, maka sebenarnya peluang yang sangat istimewa untuk mendapatkan pundi-pundi rupiah semakin terbuka lebar, ini yang saya analisa sebelum membuat artikel tentang hal ini. Dalam perawatannya, kambing ini sangat mudah untuk di budidayakan, ketahanan dari serangan penyakit dan juga biaya pakan yang minim menjadi peluang yang sangat menyedihkan jika kita lewati. Kambing memiliki tingkat perkembangbiakan yang sangat baik, dalam 7 bulan induk kambing sudah bisa di kawinkan lagi, dengan masa kehamilan sekitar 5-6 bulan, maka anak kambing akan terlahir. Pada umumnya 1 induk kambing akan beranak sekitar 1-4 ekor, jadi ini sangat bagus untuk kita kembangkan menjadi usaha ternak yang berpotensi.

Keuntungan dari cara beternak kambing yang tepat tentunya adalah maksimalnya pertumbuhan dan perkembangbiakan pada kambing.  Dari hal itu juga masih banyak keuntungannya, yaitu dari hasil susu peras yang di hasilkan (jika ternak kambing etawa/susu), keuntungan lainnya adalah pupuk kandang yang bisa dijual atau di gunakan pupuk sendiri. Pupuk yang di hasilkan dari kotoran dan pembuangan sisa pakan dai ternak kambing sangat bagus untuk di gunakan sebagai pupuk organik. Jadi tunggu apalgi segera kita mulai untuk melakukan ternak kambing sendiri!!

Proses Reproduksi Kambing

Sebelum memulai untuk menjalankan usaha ternak kambing, maka sebaiknya yang perlu kita ketahui adalah bagaimana prosesnya. Kambing memang memiliki tingkat reproduksi yang tinggi, bahkan kambing ini dapat melahirkan 2 kali dalam satu tahun. Paling tidak kambing akan beranak 3 kali dalam masa 2 tahun, jadi betapa menggiurkan untuk memulai usaha ternak kambing tersebut, apalagi jika induk mampu beranak 3-4 ekor setiap melahirkan tentunya akan mempercepat perkembangan ternak kambing yang kita lakukan.

Kambing ini akan dewasa setelah berumur 6 bulan, dan kambing siap di kawinkan saat berumur 10-12 bulan. Dengan lama waktu birahi sekitar  24 – 45 jam, dengan siklus birahi yang berselang selama 17 – 21 hari, birahi kambing dapat di tandai dengan sifatnya yang gelisah, memiliki nafsu makan dan minum berkurang, selalu mengibaskan ekornya, kencing lebih sering, kemaluan akan bengkak dan basah.

Dalam ternak kambing, ratio jumlah pejantan dan betina adalah = 1 : 10, jika perkawinan sudah terbuahi maka lama waktu bunting adalah 144 – 156 hari (atau sekitar 5 bulan). Dan anak kambing akan di sapih setelah sekitar 3-4 bulan anak kambing terlahir.

Langkah Awal Cara Ternak Kambing Yang Benar

Dalam langkah awal tentunya di mulai dari persiapan pembuatan kandang sebagai tempat tinggal kambing dan di akhiri dengan masa panen. Dalam langkah-langkah cara ternak kambing yang baik dan benar memang sangat mudah untuk di lakukan, kita bisa melakukan usaha ini sebagai usaha sampingan. Dibawah ini adalah langkah-langkah yang harus kita lakukan terlebih dahulu agar ternak kambing yang akan kita jalankan menjadi semakin mantab dan berimbas dengan maksimalnya hasil panen.

Persiapan Pembuatan Kandang Kambing

Untuk modal awal cara ternak kambingyang tepat, kandang ini adalah salah satu hal penting yang nantinya akan menunjang keberhasilan dari usaha ternak kambing yang akan kita jalankan. Kandang yang baik juga akan menimbulkan kenyamanan yang membuat kambing menjadi mudah gemuk dan berkembangbiak. Tingkat minimal kandang ini adalah bersih, memiliki sinar matahari yang cukup, tidak panas (teduh), dan penempatan kandang paling minim adalah berjarak 5 meter dari rumah. Hal ini ditakutkan akan berimbas bau kotoran campur urine kambing yang tidak sedap, ingat selain kambing kita sehat, kita juga lebih penting untuk lebih sehat. Di bawah ini adalah ukuran ideal kandang untuk memulai ternak kambing.
Kandang Cara Ternak Kambing Cepat Gemuk Dan Hasil Panen Maksimal

  • Kandang untuk beranak untuk induk+dua anak : 120 cm x 120 cm /ekor
  • Kandang induk (baik yang hamil atau tidak hamil) untuk 1 ekor: 100 cm x 125 cm
  • Kandang pembesaran anak yang telah di sapih untuk satu ekor: 100 cm x 125 cm
  • Kandang pejantan per ekornya adalah : 110 cm x 125 cm
  • Kandang dara/dewasa (di siapkan sebagai kambing potong) per ekornya adalah : 100 cm x 125 cm
Persiapan Pemilihan Bibit Ternak Kambing

Dalam tahap ini tentunya kita sudah menentukan untuk melakukan ternak kambing dengan jenis tertentu, mengingat jenis kambing di Indonesia sangatlah banyak, bahkan sampai puluhan jenisnya di masing-masing wilayah. Dalam kasus ini, jika kita ingin ternak kambing sebagai kambing potong (pedaging) maka sebaiknya bibit yang kita siapkan adalah bibit jenis kambing kacang (jawa). Mengapa kambing ini, karena kambing ini sangatlah cepat untuk berkembangbiak, mudah gemuk, mudah adaptasi di semua lingkungan, lebih tahan penyakit, dan dagingnya paling diminati.
Jika kita ternak kambing dengan tujuan susu perah, maka bibit  jenis kambing yang harus kita siapkan adalah jenis kambing etawa,  kambing sangat bagus untuk menghasilkan susu.

Kambing etawa ini justru malah memiliki 2 opsi hasil panen, yaitu susu perah dan juga sebagai kambing potong/pedaging. Kambing etawa ini memiliki keunggulan tubuhnya yang berukuran yang besar, tentunya bobot daging yang di hasilkan juga lebih banyak daripada kambing jenis kacang/jawa. Baiklah, untuk menentukan bibit kambing sebagai induk dan pejantan yang baik harus memiliki kriteria seperti dibawah ini :

A.   Kriteria Calon Induk Kambing Yang Ideal:
Indukan Untuk Cara Ternak Kambing Cepat Gemuk Dan Hasil Panen Maksimal


  •   Bentuk tubuhnya yang seimbang, memiliki dada yang dalam dan lebar, bentuk garis punggung dan pinggangnya lurus, tulangan/tubuhnya besar dan tidak gemuk (sehat) bukan obesitas
  •     Berkaraktek jinak dan tidak galak
  •     Memiliki keempat kakinya yang lurus dan tumitnya tinggi.
  •     Memiliki jumlah gigi lengkap, mempunyai kriteria merumput dengan baik, dan rahang atas/bawah rata.
  •     Terlahir dari 2 pranakan/bahkan anak tunggal.
  •   Bentuk ambingnya simetris dan tidak menggantung atau memiliki puting 2 buah (bercabang).

B.   Kriteria Calon Pejantan Kambing Yang Ideal:
Pejantan Untuk Cara Ternak Kambing Cepat Gemuk Dan Hasil Panen Maksimal

  •    Memiliki ukur tubuh yang besar dan panjang (tulangannya besar), sangat bagus jika memiliki bagian belakang yang lebih tinggi dan lebih besar, memiliki bentuk dada yang lebar, serta kambing tidak teralalu gemuk, perawakannya gagah, aktif dan tentunya memiliki nafsu kawin yang tinggi.
  •     Bentuk seluruh kakinya yang lurus serta kuat.
  •    Di lahirkan dari 2 bersaudara atau tunggal.
  •    Memiliki usia di antara 1,5 -3 tahun.

Cara Pemberian Pakan Ternak Kambing

Poin ini juga termasuk hal penting dalam cara ternak kambing yang baik dan benar, pakan juga salah satu masalah penting yang menunjang keberhasilan ternak kambing yang telah kita mulai. Sebenarnya dalam pemberian pakan ini sangatlah mudah, tidak seperti pemberian pakan pada ternak lainnya, karna kambing ini dapat memakan rumput/hijau-hijauan lainnya serta pakan tambahan yang nantinya akan menunjang agar kambing cepat gemuk dan juga berreproduksi dengan baik.

Pakan yang di berikan sebaiknya yang lebih mudah di dapatkan, tidak pakan yang harganya mahal agar bisa menekan seminimal mungkin pengeluaran untuk pakan. Namun pakan yang kita berikan haruslah mengandung karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral yang cukup untuk kebutuhan kambing setiap harinya. Pakan yang di berikan juga di anjurkan yang mudah di cerna, tidak beracun, dan di sukai kambing (lahap makannya). Kandungan pakan ini bisa kita dapatkan dengan memberinya hijauan seperti berbagai jenis rumput dan makan tambahan seperti konsentrat yang bisa di dapatkan dengan membelinya di toko pakan ternak terdekat.

Solusi lainnya untuk mengganti konsentrat agar kambing sehat dan gemuk adalah campuran dari beberapa bahan seberat 3kg (sebaiknya 1 ekor kambing setiap harinya di berikan dengan berat pakan tambahan 3 kg) yaitu ; ampas tahu 40%, bekatul 40%, dan racikan singkong 20%, pakan tambahan bisa di berikan pada siang hari (bukan pada saat memberi pakan hijau-hijauan).
Cara pemberian pakan yang baik adalah dengan memberinya pakan rerumputan 2 kali dalam satu hari, yaitu pagi di antara pukul 08.00 WIB - pukul 16.00 WIB, berat rumput yang di butuhkan adalah 10% dari berat badan kambing setiap harinya. Dan pemberian pakan tambahan konsentrat/campuran bahan yang saya sebutkan diatas, adalah paling bagus diberikan pakan tambahan dengan berat 3kg setiap harinya, pakan tambahan bisa di berikan pada saat siang hari.

Untuk indukan kambing yang sedang hamil, menyusui, atau pejantan yang sering di kawinkan, sebaiknya di berikan pakan penguat yang bisa di beli di toko pakan ternak terdekat. Jangan lupa untuk memberinya minum setiap harinya, pemberian minum paling bagus setelah memberikan pakan tambahan.

Cara Pengendalian Penyakit Pada Kambing

Sudah sering saya bilang bahwa kunci keberhasilan dalam usaha ini adalah dengan menjalankan cara ternak kambing yang baik dan benar, dengan terpenuhinya poin tersebut maka keberhasilan ternak kambing yang telah kita jalankan akan tercapai. Selain dari persiapan kandang yang baik dan pemberian pakan yang tepat, ada satu hal lagi yang penting yaitu, pengendalian penyakit!!

Dengan pencegahan terjadinya serangan penyakit pada kambing maka sebaiknya di cegah dengan melalui sanitasi kandang yang tepat dan pemberian makanan yang mencukupi gizi, serta vaksinansi. Penyakit yang sering menyerang kambing adalah sebagai berikut ; cacingan, kudis (scabies), kembung perut (bloat), paru-paru (pneumonia), orf, dan koksidiosis. Semua penyakit ini bisa di kendalikan dengan cara ternak kambing yang baik dan benar, dengan itu kambing akan lebih sehat dan terhindar dari penyakit. Jika ada kambing yang terserang penyakit, maka sebaiknya di lakukan pemisahan dan pengobatan.

Cara Panen Ternak Kambing

Panen kambing ini tentunya terbagi dua jenis, yaitu sebagai kambing pedaging (potong) atau sebagai kambing susu perah. Dalam hal ini tentunya harus di usahakan agar selalu meningkatkan nilai tambah hasil  produksi ternak kambing yang kita jalankan yaitu  mencakup daging, susu, kulit, tanduk, atau kotoran yang nantinya bisa di jadikan pupuk organik.

Untuk waktu yang tepat menjual kambing adalah di saat berat badan kambing sudah tidak dapat bertambah lagi (berat maksimal) agar nilai jualnya tinggi karena dagingnya juga banyak. Kambing di usia 1-1,5 tahun berat tubuhnya sudah tidak dapat bertambah lagi (kambing normal tidak kurus), jadi saat umur tersebut sangat ideal untuk menjualnya.

Sangat mudah untuk menjalankan cara ternak kambing yang baik dan benar agar mencapai hasil produksi yang maksimal, Segera untuk memulai usaha ternak ini, saya ingatkan lagi bahwa permintaan daging kambing, susu kambing selalu mengalami kenaikan, dan peternakan di Negara kita belum mampu menjawab hal itu, solusinya pemerintah melakukan impor daging, jadi Anda tahu apa yang menjadi peluang usaha ini!! Salam Sukses Mitra Budidaya!!

Demikian tips yang saya bagikan tentang Cara Ternak Kambing Cepat Gemuk Dan HasilPanen Maksimal, semoga bermanfaat, baca juga ulasan menarik lainnya pada Ternak Kambing Dengan Cara Terbaik Dan Mudah Menuju Sukses.
Read More

Post Top Ad