Informasi Seputar Burung: Bisnis Penggemukan Kambing Jawa

Hot

Post Top Ad

Tampilkan postingan dengan label Bisnis Penggemukan Kambing Jawa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bisnis Penggemukan Kambing Jawa. Tampilkan semua postingan

Kamis, 29 Oktober 2015

Penggemukan Kambing Cepat, Mudah, Irit, Dan Paling Efektif

16.31 0

Penggemukan Kambing

Cara penggemukan Kambing saat ini banyak di cari oleh para peternak Kambing, baik melalui buku panduan ternak, internet, atau langsung dari informasi peternak Kambing yang sudah berpengalaman. Untuk mengatasi hal tersebut, saya akan mencoba memberi tips bagaimana cara penggemukan Kambing yang baik, aman, dan efektif. Di dalam usaha penggemukan Kambing ini di butuhkan sebuah managemen yang nantinya mengarah kepada serangkaian kegiatan yang di butuhkan dalam mempercepat kambing agar gemuk.
Penggemukan Kambing Dengan Pakan Buatan Murah
Managemen penggemukan Kambing ini adalah tentang bagaimana membuat Kambing agar cepat gemuk, mulai dari pembuatan kandang, pemilihan bibit, dan pewatan sampai dengan tahap pemanenan. Usaha penggemukan ini sangat bagus di lakukan jika mendekati hari raya Idul Adha, karena pada hari tersebut Kambing jenis apapun akan laris di pasaran yang di peruntukkan sebagai binatang Qurban. Saat itu juga harga Kambing juga melambung, untuk itu tentunya ini adalah peluang usaha yang sangat bagus dan perlu di lakukan.

Di dalam penggemukan Kambing di butuhkan perencanaan, pelaksanaan dan pemeliharaan yang sebaik-baiknya karena 3 hal tersebut merupakan kunci sukses untuk membuat Kambing agar cepat mengalami perkembangan pembentukan daging. Saat ini daging Kambing menjadi daging yang sangat di minati di pasaran, kebutuhan daging Kambing setiap tahunnya pasti melambung dan harganya juga semakin naik untuk setiap tahunnya karena hal ini tidak di imbangi dengan hasil produksi yang seimbang. Dan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat Indonesia yang semakin tinggi maka Pemerintah melakukan impor daging,  untuk itu jika Anda ingin memulai usaha ternak Kambing maka jangan takut hasil produksi tidak laku, justru sangat berpeluang untuk menjajaki pasar.

Namun untuk sukses menjalankan usaha penggemukan Kambing di butuhkan beberapa faktor yang dapat mempengaruhinya. Dan untuk mengatasi hal tersebut, seperti yang Saya sebutkan diatas bahwa di butuhkan managemen yang nantinya akan melakukan perencanaan dan pelaksanaan agar usaha ini berjalan dengan baik. Di bawah ini akan saya jelaskan beberapa faktor yang akan menetukan suksesnya usaha penggemukan Kambing.

Pembuatan Kandang Penggemukan Kambing Yang Benar

Untuk pembuatan kandang juga harus di manage dengan tepat, hal ini karena akan mempengaruhi kenyamanan Kambing dan juga akan mempengaruhi metabolisme Kambing dengan posisi yang tepat ketika makan.
Penggemukan Kambing Cepat Dengan Kandang Seadanya
Dan Kandang juga harus di bangun di area yang tepat, mulai dari suhu sampai dengan tingkat kenyamanan agar tidak mengganggu masyarakat sekitar dengan kotoran yang di hasilkan. Di bawah adalah penentuan lokasi kandang penggemukan Kambing yang tepat :

1.    1. Lokasi Teduh

Lokasi yang teduh membuat Kambing akan lebih gemuk, sangat bagus kandang di bangun di sekitar pohon yang rindang. Teduh yang di maksud bukanlah gelap, namun kandang harus tetap mendapatkan sinar matahari yang cukup dan jangan sampai kepanasan.

.       2. Sirkulasi Udara Yang Baik

Didalam pembangunan kandang juga di perlukan sirkulasi udara yang baik yaitu dengan suhu udara sekitar 35c.  Yang di maksud paha tahap ini adalah dengan menentukan lokasi kandang agar mendapatkan sirkulasi udara yang lancar. Lokasi tidak terhalang pagar tembok atau bangunan besar di sekitar kandang. Sirkulasi udara yang lancar juga akan menjaga kondisi kandang agar tetap sehat karena kotoran akan kering dan bau tidak sedap akan terbawa angin.

3.    3. Lokasi Dengan Suasana Tenang

Kambing memerlukan tempat yang tenang agar merasa nyaman, jika Kambing nyaman dengan lingkungan hidupnya maka nafsu makan akan bertambah dan kambing juga mudah dalam perkembangan pembentukan daging. Suasana yang tenang ini juga akan membantu Kambing agar tidak mudah stress dan terserang penyakit, usahakan tidak berdekatan dengan jalan raya, pabrik yang menggunakan mesin bising, dan area tidak tenang lainnya.

.       4. Sinar Matahari Yang Cukup

Poin ini bisa kita lihat pada penjelasan nomor 1 diatas bahwa Kambing memerlukan sinar matahari yang cukup, tidak berlebihan, dan juga tidak terlalu teduh. Sangat bagus jika bisa menempatkan di bawah pohon rindang yang pagi hari terkena sinar matahari namun siang sampai malam sudah tidak terkena sinar matahari lagi.

.       5. Lokasi Dan kandang Selalu Bersih

Bersih adalah kunci sukses untuk menjaga kesehatan Kambing, begitu juga penempatan lokasi pembangunan kandang juga pada area yang bersih, tidak dekat dengan pembuangan sampah, kotoran kambing sendiri, got, dan area kotor lainnya. Lokasi kandang yang bersih ini perlu di perhatikan, karena jika tidak kambing akan hilang nafsu makan, dan kemungkinan lain Kambing akan mudah terserang beberapa penyakit.

Kebersihan lokasi kandang dan kandang ini memang menjadi masalah yang di abaikan oleh para peternak kambing yang sudah berjalan, hal ini tidaklah di anggap sebagai sesuatu yang penting. Perlu kita ketahui bahwa lokasi dan kandang yang kotor akan memicu banyaknya patogen jahat dan beberapa sumber penyakit yang membahayakan kesehatan Kambing.  Jika sudah demikian maka yang di rugikan bukan hanya peternak Kambing sendiri, namun berimbas kepada masyarakat yang tinggal di dekat lokasi kandang yang kotor.

Selain lokasi yang harus di perhatikan dengan cermat selanjutnya adalah kebersihan kandang itu sendiri, kandang harus di bersihkan setiap sehari sekali, bisa pada waktu pagi atau sore hari, namun yang paling bagus adalah sore hari. Kandang harus selalu bersih dari kotoran dan sisa pakan,  untuk tempat penampungan pembuangan kotoran harus di usahakan sejauh mungkin, jika memungkinkan sangat bagus berjarak minimal 10 meter dari lokasi kandang Kambing. Selain itu tempat penampungan pembuangan kotoran juga harus jauh dari tempat penyimpanan pakan, hal ini untuk mencegah penyakit yang menyerang lewat pakan yang di makan Kambing.

Di atas merupakan 5 faktor lokasi yang tepat untuk pembangunan kandang Kambing, kesemua 5 poin ini apabila di lakukan dengan secara benar maka usaha penggemukan Kambing yang akan Anda geluti akan berjalan dengan lancar dan berhasil. Setelah mendapatkan lokasi yang cocok, selanjutnya adalah dengan pembuatan kandang yang benar, kandang yang benar ini perlu di terapkan agar Kambing selalu nyaman dan aman.

Untuk membuat kandang harus di tentukan terlebih dahulu berapa jumlah Kambing yang akan menjadi modal awal yang akan di gemukkan. Jika banyak maka Kandang juga harus di buat dengan luas, apabila untuk usaha penggemukan dengan skala kecil maka di buat dengan ukuran seminimalis mungkin namun dengan catatan di atas standar. Selain itu sirkulasi udara yang lancar, lokasi yang bersih, dan faktor lainnya seperti yang saya sebutkan diatas juga harus di perhatikan. Kandang kambing harus memudahkan untuk perawatan, saat memasukkan kambing kedalam kandang dan juga mengeluarkannya jika di perlukan. Hal lain yang perlu di perhatikan adalah dengan di sediakannya tempat penyimpanan pakan dan juga tempat pembuangan kotoran Kambing dengan jarak yang standar (10 M).

Luas kandang Kambing harus di sesuaikan dengan area pembangunan dan juga jumlah bibit yang akan di gemukkan. Untuk ukuran standar dengan pemeliharaan awal untuk 10 ekor Kambing maka ukuran yang di gunakan adalah memiliki panjang 300 cm dan lebar 150cm. Ukuran ini adalah di ambil seminimal mungkin, dan jika ingin membuat kandang yang lebih luas maka boleh-boleh saja, justru semakin baik, dan hal ini bisa di lakukan jika memiliki area yang luas.

Pada umumnya untuk bahan pembuatan kandang kambing adalah dengan bahan-bahan yang mudah di dapat dan tentunya tidak berharga mahal. Para peternak Kambing yang sudah berpengalaman bisanya menggunakan bahan seperti kayu, bambu, papan, genteng esbes, batu bata, pasir, semen, dan batu. Dan untuk pembuatan kandang Kambing yang standar dan umum di gunakan adalah seperti di bawah ini :
  • Kandang berbentuk panggung
  • Kandang memiliki tempat penampungan feses atau kotoran
  • Kandang memiliki penampungan urine
  • Kandang memiliki tempat penyimpanan pakan

Pemilihan Bibit Yang Bagus Untuk Penggemukan Kambing

Di dalam usaha penggemukan Kambing maka langkah untuk menentukan bibit adalah memilih jenis Kambing apa yang akan di masukkan kedalam Kandang penggemukan dan untuk di pelihara. Anda tentunya sudah mengetahui bahwa di Indonesia saja ada puluhan jenis Kambing yang saat ini sudah umum di budidayakan. Jadi harus di tentukan terlebih dahulu jenisnya, apakah jenis Domba atau seperji jenis Kambing Kacang, Etawa, PE, Boer, dll. Namun di dalam usaha penggemukan Kambing ini saya sarankan agar memilih jenis Kambing Lokal/Jawa/Kacang untuk bibitnya karena Kambing ini mudah dalam perkembangan pembentukan daging hanya dengan pakan berkualitas rendah, tentunya sudah bisa kita bayangkan apabila memberinya pakan yang sesuai dengan standar. Dan ciri-ciri bibit Kambing yang bagus adalah sebagi berikut :
  1. Umur 4-8 bulan
  2. Punggung berbentuk lurus dan panjang
  3. Kerangka tulangan besar dan lebar
  4. Perut tidak buncit (seperti cacingan)
  5. Mulutnya lebar
  6. Sehat dan tidak cacat
  7. Bulu lebat dan berkilau
  8. Matanya cerah
  9. Kaki kokoh

Cara Pemeliharaan Penggemukan Kambing

Di dalam pemeliharaan usaha penggemukan Kambing yang telah Anda jalankan ini tidaklah rumit, bahkan dapat saya katakan sangat mudah, simpel, irit, dan tidak memakan waktu. Mengapa demikian? Karena saat ini sudah ada inovasi pembuatan pakan kambing buatan yang di hasilkan dari proses fermentasi bahan-bahan organik.
Penggemukan Kambing Dengan Memanfaatkan Sisa Bahan Organik Dapur
Penggemukan Kambing Cepat Dengan Pakan Fermentasi
Pakan fermentasi bahan organik ini terbukti lebih efektif dan sangat cepat untuk menunjang penggemukan Kambing. Dan pemeliharaan lain adalah hal yang mudah seperti menjaga kebersihan kandang setiap harinya, memberi makan dan minum, dan melakukan pengobatan jika Kambing terserang penyakit. Di bawah ini adalah hal penting yang harus di lakukan dalam pemeliharaan usaha penggemukan agar berhasil :
  1. Penyediaan pakan dan minum, di dalam penyediaan pakan ini sangatlah mudah, hanya dengan pakan dan minuman buatan hasil fermentasi saja sudah dapat memaksimalkan penggemukan Kambing. Dan untuk cara pembuatannya bisa Anda pelajari pada postingan pertemuan yang lalu dengan judul “Pakan Kambing Buatan Murah Dan Berkualitas Untuk Penggemukan”.
  2. Menjaga kesehatan dan nafsu makan Kambing agar selalu stabil dengan memberikan suplemen SOC, takarannya adalah dengan 5cc SOC yang sudah di larutkan dengan 15 liter air dan di berikan setiap 2 kali sehari.
  3. Selalu menjaga kebersihan, kebersihan harus selalu di perhatikan mulai dari area kandang, kandang, tempat pakan/minum, dan juga tempat pembuangan penampungan kotoran (di bersihkan jika sudah menumpuk, bisa di gunakan untuk pupuk atau di jual).
  4. Melakukan pengobatan apabila Kambing terjangkit penyakit dengan pemberian obat-obatan yang bisa di peroleh dari membelinya di toko peternakan. Sangat bagus jika sering berkonsultasi dengan dokter hewan terdekat Anda.

Penggemukan Kambing Dengan Pakan Fermentasi Jerami Kering
Di dalam usaha penggemukan Kambing ini memang cukup mudah namun di butuhkan kegigihan did alam pelaksanaannya yang mencakup pembuatan kandang, pemilihan bibit, perawatan hingga pemanenan. Untuk itu agar usaha ini semakin berkembang maka saya anjurkan untuk selalu meningkatkan hasil produksi dan benar-benar memperhatikan dalam perawatannya. Cukup sekian pertemuan pada kali ini, Salam Sukses Mitra Budidaya!!

Artikel Terkait Tentang Budidaya Kambing
  1. Ternak Kambing Dengan Cara Terbaik Dan Mudah Menuju Sukses
  2. Cara Ternak Kambing Cepat Gemuk Dan Hasil Panen Maksimal
  3. Ternak Kambing Etawa Praktis Dengan Panen Yang Memuaskan
  4. Pakan Ternak Kambing Fermentasi Jerami Efektif Dan Murah Tanpa Ngarit
  5. Kambing Etawa Super Pemenang Kontes Terbaik Di Indonesia
  6. Ternak Kambing Gibas Sangat Efektif Tanpa Ngarit
  7. Kambing Etawa Dengan Panduan Lengkap Cara Sukses Beternak
  8. Ternak Kambing Jawa Dengan Konsep Penggemukan Agar Cepat Untung
  9. Harga Kambing Terbaru Untuk Semua Jenis Tahun Ini
  10. Harga Kambing Etawa Terbaru Paling Akurat Tahun Ini
  11. Beternak Kambing Dengan Cara Mudah Pasti Untung
  12. Kandang Kambing Paling Tepat Untuk Menunjang Penggemukan Dan Kesehatan
  13. Pakan Kambing Buatan Murah Dan Berkualitas Untuk Penggemukan
  14. Penggemukan Kambing Cepat, Mudah, Irit, Dan Paling Efektif
Demikian tips yang saya bagikan tentang Penggemukan Kambing Cepat, Mudah, Irit, Dan Paling Efektif, semoga bermanfaat, baca juga ulasan menarik lainnya pada Fermentasi Pakan Kambing Murah Untuk Penggemukan.
Read More

Senin, 19 Oktober 2015

Ternak Kambing Jawa Dengan Konsep Penggemukan Agar Cepat Untung

15.43 0

Ternak Kambing Jawa

Disini saya akan menjelaskan tentang bagaimana cara ternak Kambing Jawa (Kambing Kacang) dengan konsep penggemukan yang di harapkan agar mendapatkan keuntungan dalam penjualan daging. Kambing Jawa (kacang) adalah kambing lokal Indonesia, namun tidak hanya di bumi pertiwi, kambing seperti ini juga ada Malaysia dan Philipina. Kelebihan kambing ini sangatlah banyak dan yang paling istimewa adalah dengan usia menginjak 15-18 bulan Kambing Jawa sudah mampu berkembangbiak dan melahirkan anak diantara 1-4 ekor, biasa saat pertama kali beranak induk kambing hanya mampu melahirkan 1-2 ekor saja. Kelebihan lainnya adalah dengan mudahnya beradaptasi di lingkungan manapun, dan tingkat reproduksinya juga tinggi. Hal ini tentunya mendorong para Petani di Indonesia untuk menjalankan usaha sampingan Ternak Kambing Jawa.
Cara Ternak Kambing Jawa Berkonsep Penggemukan Konvensional
Kambing Jawa merupakan salah satu Kambing pedaging, Kambing jenis ini memanglah paling terfavorit dagingnya untuk di santap. Sangat enak jika dimasak dengan beberapa resep masakan Indonesia, mulai dari sate sampai tengkleng. Saat melahirkan, Kambing Jawa biasanya melahirkan anak kembar (warnanya) bisa jadi 2 sampai 4 ekor kembar semua. Kambing Jawa sangat bagus dalam hal reproduksi dan mampu beranak sepanjang tahun sehingga kambing ini menjadi primadona untuk di budidayakan dan menjadi Kambing pedaging favorit. Kambing ini telah menyebar kesemua daerah di Pulau Jawa,
Cara Ternak Kambing Jawa Berkonsep Penggemukan
Ternak Kambing Jawa semakin menjamur karena jenis Kambing ini memiliki daya adaptasi dengan lingkungan yang bagus hanya dengan kualitas pakan yang rendah. Namun dari segi ukuran tubuh Kambing Jawa lebih kecil daripada jenis Kambing Etawa yang saat ini menjadi primadona di dunia ternak Kambing, Kambing Jawa jantan dewasa hanya memiliki ukuran tinggi sekitar 60-65cm dan berat tubuhnya sekitar 25 kg saja, sedangkan untuk betina dewasa akan memiliki tinggi sekitar 50-56cm dan bobot rata-rata 20 kg saja. Kambing Jawa betina akan mulai berkembangbiak diantara umur sekitar 12-13 bulan, namun dalam kondisi usia ini susu yang di hasilkan akan sedikit sehingga mempengaruhi tingkat pertumbuhan anak kambing yang tidak maksimal. Dan pada usia tersebut, sang induk melahirkan anak dengan rata-rata memiliki bobot 3,82 kg saja. Tetapi semua ini akan baik-baik saja karena yang pernah saya sebutkan bahwa Kambing Jawa mampu beradaptasi dengan lingkungan dengan baik dan hanya dengan pakan dengan kualitas rendah.
Ternak Kambing Ori (belum kawin silang dengan Ras lain)
Ciri-ciri pada kambing jawa ini sangat mudah di identifikasi, hanya dengan warna bulunya yang berwarna tunggal (seperti :putih, hitam dan coklat) dan bulunya yang pendek Kambing Jawa sudah bisa di bedakan cirinya. Namun semakin banyaknya perkawinan silang yang di lakukan oleh para peternak Kambing Jawa maka ketiga warna itu juga banyak yang berkombinasi. Kambing Jawa akan memiliki sepasang tanduk berbentuk pedang, hal ini berlaku baik jantan ataupun betina. Bentuk telinganya pendek serta menggantung, Kambing Jawa juga memiliki jenggot pada jenis kelamin jantan sedangkan betina jarang di temui namun banyak juga yang memilikinya. Memiliki bentuk leher yang lebih pendek serta punggungnya yang melengkung. Untuk jenis pejantan memiliki bulu surai yang panjang serta kasar sekitar garis leher dan pundaknya dan juga punggung dan ekornya. Kambing Jawa jantan ataupun dewasa ini memiliki ukuran bulunya yang pendek di seluruh tubuhnya,namun tidak pada ekor dan dagunya. Untuk penjantan ini ditumbuhi bulu panjang pada sekitar garis lehernya sampai ke pundak serta punggung, ekor dan pantatnya.
Ternak Kambing Jawa Berkonsep Penggemukan
Baiklah jika kita sudah mengetahui sekilas tentang Kambing Jawa selanjutnya adalah mempelajari teknik ternak Kambing Jawa dengan secara efektif agar menghasilkan produksi yang maksimal. Sebenarnya dalam persiapan dan juga penganan untuk menjalankan ternak Kambing Jawa sangatlah mudah, hanya dengan ketelatenan, kesabaran, dan juga di sertai dengan doa peluang sukses untuk ternak Kambing Jawa akan memiliki potensi sukses yang tinggi. Di bawah ini adalah langkah-langkah dan juga cara perawatan cara ternak Kambing Jawa.

Cara Ternak Kambing Jawa

Dalam memulai ternak Kambing Jawa ini memang harus di persiapkan dengan secara keseluruhan, mulai dari pembuatan kandang, pemilihan bibit, pemberian pakan, dan juga perawatan hingga panen. Namun dalam ternak Kambing Jawa ini tugas penting kita adalah meningkatkan hasil produksi (tingkat kelahiran anak kambing) karena kambing ini memang sangat cepat dalam berkembangbiak. Baiklah dibawah ini adalah hal-hal yang harus di lakukan jika ingin sukses di dunia ternak Kambing Jawa.

1.    Persiapan Pembuatan Kandang Untuk Ternak Kambing Jawa

Memang sangatlah penting sebuah tempat/kandang dalam melakukan usaha ternak kambing jenis apapun tak terkecuali Kambing Jawa/Kambing Lokal. Sebagaimana kandang ini harus di buat dengan standar, ukuran, tingkat kenyamanan sampai dengan suhu lokasi pada kandang nantinya. Untuk ukuran tersebut dapat kita tanyakan kepada para peternak Kambing Jawa yang sudah pengalaman atau mengikuti beberapa seminar ternak yang ada di Kota Anda. Namun saya ingatkan lagi, kambing ini sangatlah mudah untuk beradaptasi di lingkungan apapun di Indonesia dan bahkan dengan pakan berkualitas rendah kambing ini mampu tumbuh dan berkembangbiak dengan baik. Namun untuk meningkatkan hasil produksi tentunya pakan yang berkualitas akan menjadi penyokong utama untuk mendapatkan hasil maksimal dalam reproduksi.

Lokasi pembuatan kandang Kambing jawa tidaklah membutuhkan tempat yang luas, hanya dengan ukuran kandang sekitar 3 x 2 m sudah mampu menampung 3 ekor Kambing Jawa. Tipe kandang yang baik untuk Kambing Jawa adalah model panggung, kambing tidak akan terkena tanah dan kotoran akan turun kebawah kandang, Kambing Jawa akan lebih sehat karena tidak ada kontak langsung dengan kotoran yang sudah akan membusuk. Jadi tugas kita adalah membersihkan setiap harinya kotoran yang ada di bawah kandang panggung Kambing Jawa.

Bahan yang digunakan untuk membuat kandang Kambing Jawa sebisa mungkin di buat dari bahan-bahan yang bisa di dapatkan dengan harga yang murah, tidak perlu menggunakan kayu, cukup dengan menggunakan bambu dengan sedikit kayu kandang Kambing Jawa sudah bisa di dirikan dengan kokoh.

2.    Penyediaan Dan Pemilihan Bibit Untuk Ternak Kambing Jawa

Persiapan kedua yang harus di penuhi agar sukses ternak Kambing Jawa adalah dengan menyediakan bibit dari hasil pemilihan bibit unggul. Bibit yang unggul akan meningkatkan hasil reproduksi, jadi dalam kasus ini bibit juga penting keberadaannya dan dengan hasil selektif maksimal. Kambing Jawa memang memiliki ukuran tubuh yang kecil, namun dalam saat mencari bibit untuk bahan ternak harus sebisa mungkin di pilih dengan kondisi bibit ukur besar, karena keturunan yang didapatkan pastinya akan mengikuti tulangan yang di miliki oleh induk. Pemilihan bibit ini harus di lakukan dengan cermat dan teliti, jangan sampai mendapatkan bibit Kambing Jawa yang cacat atau penyakitan.

Untuk bibit Kambing Jawa sebagai pejantan harus memiliki nafsu kawin yang tinggi, hal ini terlihat dari sifatnya yang agresif sambil mengeluarkan kelamin dan lebih sering mengeluarkan urine meskipun sedikit. Kambing Jawa Jantan juga harus sehat, sudah poel (giginya sudah ganti) dan juga berumur lebih dari 13 bulan. Ciri tambahan lainnya adalah tubuhnya tinggi besar, kakinya kokoh, berjanggut, ekor melilit (bentuknya melingkar) keatas dan berkarakter galak. Yang terakhir tentunya adalah hal yang paling tidak kita sukai karena kambing galak bisa menanduk siapa saja yang mendekat namun karakter seperti  justru sangat bagus untuk di jadikan pejantan.
Sedangkan untuk bakalan induk betina umurnya harus sudah mencapai 12 bulan, di usia ini kambing Jawa betina sudah siap untuk di kawinkan dengan penjantan karena seluruh organnya sudah matang. Perkawinan yang baik adalah pada masa subur (birahi), birahi kambing Jawa Betina bisa terjadi 1-2 hari, dengan masa diantara 14-16 hari. Ciri yang baik untuk di jadikan indukan adalah berkarakter jinak, bulu panjang pada paha, ekor berbulu lebat, tanduk berdiri keatas, berputing dua, dan ciri tambahan yang saat ini susah di dapatkan adalah Kambing Jawa betina berjanggut.

3.    Pemberian Pakan Ternak Kambing Jawa

Pemberian pakan juga hal yang sangat penting dalam usaha ternak binatang apapun, pakan ini memang berperan vital untuk proses tumbuh dan juga perkembangbiakan. Sebisa mungkin pakan harus memenuhi gizi setiap harinya yang di butuhkan oleh Kambing Jawa. Namun pakan yang di maksud adalah pakan yang bisa di dapatkan dengan biaya yang murah. Pakan bisa berupa rumput hijau/kering dan juga pakan buatan dari hasil fermentasi bahan-bahan organik. Selain pakan pokok ada juga pakan tambahan yaitu berupa kacang-kacangan dan juga suplemen dan vitamin.
Pakan yang berasal dari rumput hijau dapat di peroleh dengan membeli di pasar rumput atau dengan mencari sendiri di kebun (ngarit). Untuk ngarit ini bisa di lakukan dengan sendiri jika tidak ada pekerjaan lain, namun untuk yang menjalankan usaha ternak Kambing Jawa sebagai sampingan dapat membeli rumput di setiap harinya. Kelemahan membeli rumput ini adalah pastinya mengeluarkan biaya yang banyak, untuk itu solusi itu semua adalah dengan memberi pakan buatan.

Pakan buatan ini adalah beberapa bahan organik yang sudah melalui proses fermentasi, pakan ini jauh lebih efektif untuk menunjang pertumbuhan dan pembentukan daging dalam ternak Kambing Jawa. Untuk cara membuat pakan buatan bisa Anda pelajari pada “Pakan Ternak Kambing Fermentasi Jerami Efektif Dan Murah Tanpa Ngarit”.

4.     Perawatan Untuk Ternak Kambing Jawa

Sangat penting adalah menjaga kesehatan Kambing Jawa agar tidak terserang penyakit, penyakit dapat menghambat pertumbuhan dan juga membuat Kambing kehilangan dagingnya (kurus). Penyakit juga dapat mematikan, maka dari itu sebelumnya harus kita siapkan obat-obatan ternak Kambing Jawa. Dalam kasus perawatan ini sangat bagus jika sering main ke kandang ternak Kambing Jawa yang sudah berpengalaman, sharing-sharing bagaimana cara peralatan yang baik dan benar. Selain itu bisa juga sering berkonsultasi dengan dokter hewan terdekat bagaimana cara merawat yang baik dan juga pemberian suplemen agar kambing tetap sehat dan mampu menghasilkan produksi yang tinggi.

Tahap keempat ini memang banyak di kesampingkan, padahal ini sangat penting karena akan merugikan jika semuanya telah terjadi. Untuk itu selalu jaga kebersihan, jaga pola makan, pemenuhan gizi, vitamin, dan mineral. Kambing Jawa dewasa membutuhkan 2 liter air bersih setiap harinya, jangan lupa untuk memberinya pada siang menjelang sore sekitar jam setengah 3, waktu ini adalah paling tepat untuk diberikan minum.

Seperti itu tentang cara ternak Kambing Jawa yang baik dan benar, jika ke empat poin diatas dapat kita lakukan dengan secara benar maka hasil produksi yang tinggi akan kita tukarkan menjadi pundi-pundi rupiah. Omset ternak Kambing Jawa sangatlah besar, di Desa saya saja saat ini sudah menghasilkan 86 juta setiap tahunnya, semua itu di dapat hanya dengan modal awal 7 induk betina dan 1 pejantan pada tahun 2003. Jadi yang saya harapkan para mitra budidaya untuk selalu optimis dan semangat. Salam Sukses Mitra Budidaya!!

Artikel Terkait Tentang Budidaya Kambing


Demikian tips yang saya bagikan tentang Ternak Kambing Jawa Dengan Konsep Penggemukan Agar Cepat Untung, semoga bermanfaat, baca juga ulasan menarik lainnya pada Kambing Etawa Dengan Panduan Lengkap Cara Sukses Beternak.

Read More

Post Top Ad